>
ALLAH mencintai mukmin kuat
SEMANGAT:
PANTANG MATI SEBELUM AJAL

Minggu, 28 April 2013

kematian dalam KEcelakaan mOTOR



7 Kematian dalam Kecelakaan Motor

ARTIKEL BERIKUT MEUPAKAN KOPIAN DARI http://rideralam.wordpress.com/2011/06/17/7-kematian-dalam-kecelakaan-motor-1/

Ini adalah tentang 7 skenario tabrakan yang didasari dari kecelakaan yg sebenarnya di mana si pengendara motor yang bersangkutan tewas. Mereka tak sempat menerangkan apa yg salah, jadi dibuatlah skenario ini, menghindari maut dan tetap selamat dgn mempelajari kesalahan mereka.

1. Junction Jeopardy (perpotongan jalur)
Pembunuh nomor satu, tabrakan di perpotongan jalur selalu sama dan berakibat serius, dapat terjadi pada siapa saja yg biasanya pengendara lain yg terlibat mengklaim bahwa mereka tak melihat ada motor datang, meskipun begitu pengendara motor bisa menghindari dgn defensive riding dan tetap awas.
Apa yg salah :
Pengendara motor berjalan di belakang sebuah mobil, ketika mobil tsb belok kiri, motor melaju bermanuver melewati mobil tsb di sisi kanan, ternyata dari arah kiri ada mobil lain yg melaju baik lurus maupun belok kanan/kiri.
Cara menghindar kesalahan :

> jangan pernah mendahului dari kanan dimana bisa jadi ada kendaraan masuk/belok di jalur anda tanpa peringatan, dahului dari kanan bila jelas2 perpotongan jalur tsb bersih dan aman tak ada kendaraan lain.
masuki tiap perpotongan jalur dgn sebanyak mungkin penglihatan dan informasi, perhatikan posisi kendaraan dan lampu2 sen, tapi jangan menyimpulkan apa2. Nantikan yg tidak dinanti nanti.
tanyakan pada diri sendiri “sudahkah saya terlihat?”, pastikan anda di garis lihat pengendara mobil, kalau perlu terjadi kontak mata, bila ragu2 siapkan yg terburuk.
2. Cornering Chaos (tikungan kacau)
Jujur saja, tewas ditikungan adalah mati konyol, karena bisa dihindari dan tak ada alasan yg pantas utk itu. Tetap hidup, dlm kasus ini sangat sederhana, berkendaralah dgn keterbatasan anda. Status membuktikan bahwa pengendara motor tak berpengalaman atau yg sudah lama tak bawa motor adalah yg terbanyak mendapatkan kecelakaan ini, yg mengejutkan adalah terjadi meski jalan tidak basah.
Apa yg salah :
Pengendara motor memasuki tikungan terlalu cepat hingga gagal prediksi radius tikungan dan tak sempat melihat keadaan di ujung tikungan lalu berada di garis tikung yg tdk tepat hingga terlalu dekat dgn jalur arah lawan dan gagal menikung dgn benar hingga panik (ada yg menurunkan gas dan mengerem) hingga ketika keluar tikungan motor malah lari jauh ke arah lawan hingga bertabrakan dgn kendaraan dari depannya.
Cara menghindar kesalahan :

  • rem dan atur posisi gigi segera, atur kecepatan hingga bisa merubah jalur menikung bila diperlukan, perhatikan keadaan tikungan bila ada tanda2 marka jalan kemana arah tikungan tsb.
  • masuki garis tikungan dgn penglihatan terbaik utk melewatinya – bukan garis tikungan balapan, dgn menyisakan ruang antara anda dan kendaraan dari arah lawan.
  • jika tiba2 tikungan menyempit (baik keadaan jalan maupun ada kendaraan lain), jangan panik, karena panik bisa membuat motor hilang kendali.
Overtaking Oblivion (nyalip yang kebablasan)
Tabrakan ketika mendahului adalah kasus paling banyak ke tiga dlm kecelakaan motor, meskipun si pengendara motor biasa dan bisa mendahului kendaraan yg melaju lebih lambat (mendahului yang kebablasan)..
Apa yg salah :
Pengendara motor melaju terlalu dekat pada kendaraan didepannya hingga banting setir kekanan dan berusaha mendahuluinya, ternyata didepan kendaraan tsb ada kendaraan lagi hingga si pengendara motor berusaha melewati keduanya, karena salah perhitungan dan salah atur jarak lalu keluar jalur masuki arah lawan dgn tak ada waktu dan jarak lagi utk pindah jalur hingga terjadilah tabrakan dgn kendaraan dari arah lawan.
Cara menghindar kesalahan :


  • kunci mendahului adalah perencanaan yg matang, jangan gak sabaran, terburu2 atau agresif, posisikan diri anda dgn penglihatan terbaik kearah jalan didepan, pastikan posisi gigi yg pas utk menaikkan akselerasi.
  • perhatikan jalan didepan dgn seksama, adakah hal2 yg berpotensi bahaya? jika ada sedikit saja keraguan di hati, jangan mendahului!, karena sebentaran saja anda dapat lagi kesempatan utk mendahului.
  • lihat kaca spion dan area yg tak nampak di kaca spion lalu nyalakan lampu sen dan segera mendahului secepat dan semulus mungkin, ambil segera jalur semula dan jaga ruang antara anda dan kendaraan lain seluas mungkin.
Filtering Fuck-Up (pemilahan jalur yang berbahaya)
Bisa nyelap-nyelip di sela-sela kendaraan lain merupakan kelebihan motor, namun berbahaya jika tiba-tiba kendaraan di depan kita dengan tiba-tiba masuk ke jalur kita. Mungkin, sebaiknya kita menahan diri saja jika menghadapi situasi ini, atau sebaiknya ridingnya pelan-pelan saja dan jangan terlalu mempercayai kendaraan lain dalam artian kendaraan itu tidak akan merubah jalurnya.
Apa yg salah :
Pengendara motor melaju terlalu cepat di jalur 2 atau 3 dgn estimasi kecepatan 45 kpj lebih cepat dari kendaran lain disekitarnya yg akan didahului, tiba2 salah satu kendaraan bermanuver pindah jalur tepat di depannya hingga si pengendara motor tak bisa menghindarinya dan terjadilah tabrakan.
Cara menghindar kesalahan :

  • berkendaralah dgn kecepatan yg memungkinkan anda utk berhenti atau bermanuver dgn tepat, disarankan jangan lebih dari 15kpj dari kendaraan lain disekitar yg akan didahului.
  • duduk tegak dan fokus terhadap jalan didepan, perhatikan tanda2 yg berpotensi bahaya, awas terhadap lampu2 sen kendaraan lain, perempatan2, pejalan kaki yg nyebrang dll, sisakan ruangan antara anda dan kendaraan lain.
    5. Group Riding Grief (konvoi)
    Berkendara dgn teman-teman bisa menyenangkan sekaligus dapat menimbulkan masalah. Berkendara kelompok tidak termasuk dalam catatan resmi kasus kecelakaan bermotor, tapi secara tetap tercatat sebagai faktor penyumbang yg tidak bisa diabaikan. Problem terbesar adalah si pengendara motor beresiko kecelakaan karena keinginan untuk show off atau pamer kebolehan dalam bermotor di depan teman-temannya. Berkendaralah dengan kenyamanan anda sendiri, jangan terpancing oleh ulah teman anda.
    Apa yg salah :
    4 motor atau lebih berkendara kelompok, dgn 3 motor di belakang sebuah kendaraan lain dan satu motor di depan kendaraan lain tersebut sekalgus di belakang kendaraan lain, satu dari 3 motor dibelakang mencoba mendahului, tiba-tiba satu motor di depan tsb juga mendahului kendaraan di depannya tanpa memberi tanda dan tak melihat spion, motor yg di belakangnya tak sempat menghindar hingga terjadi tabrakan.
    Cara menghindar kesalahan :



  • kecuali anda memiliki kepercayaan penuh terhadap teman-teman kelompok berkendara di sekitar anda, tetaplah dalam formasi dan memberi ruang gerak yang banyak untuk mereka, jangan coba-coba menerka apa aksi dan manuver yg akan mereka lakukan.
  • beri kejelasan terhadap teman-teman kelompok berkendara di sekitar anda bila anda ingin bermanuver, menolehlah dan beri tanda yg jelas.
  • ketika mendahului, pertimbangkan pula teman-teman kelompok berkendara di sekitar yg dibelakang dgn memberi ruang gerak yg cukup. jika mengikuti motor lain, jangan dasari gerak mendahului anda dengan motor yg ada di depan.
6. Turn Tragedy (putaran balik arah)
Ada beberapa kecelakaan yg melibatkan kendaraan yang memutar di U-Turn dgn pengendara motor yg melaju dari arah lawan. Pengendara motor biasanya jarang disalahkan terhadap jenis kecelakaan ini, tapi tetaplah berhati-hati.
Prediksi dan bereaksi akan kecepatan dan keberadaan kendaraan lain di jalur lawan dari kemungkinan berputar tiba-tiba, jangan percaya pada lampu sen yg diberikan karena bisa terjadi kesalah-pahaman (seperti ketika berputar memberi sen kanan, tiba setelah dijalur lawan masuk ke kiri jalur).
Beri ruang gerak jika nampaknya kendaraan dari arah lawan akan berputar, jika mendahului di satu jalur yg padat merayap, kendaraan yg antri didepan biasanya bermanuver kekanan mencari celah jalan di depannya.
7. Rear-end Wreck (tabrak belakang)
Melaju kencang di belakang kendaraan lain sepertinya terdengar bodoh ya? bisa jadi, tapi mengejutkan, terhitung 10% kecelakan bermotor dalam 9 grup contoh kecelakaan fatal dan menurut status, pengendara motor biasanya banyak disalahkan dalam kecelakaan jenis ini daripada kecelakan jenis lain, juga menunjukan terjadi pada pengendara motor yg masih muda, laki laki dan mengendarai motor yg kecil.
Perhatikan jalan di depan, jangan terganggu dgn “pemandangan” yg ada disekitar, bereaksilah segera terhadap lampu rem yg menyala didepan atau tanda-tanda yang menyebabkan terjadinya kelambatan didepan.
Kenali rem motor anda, banyak pengendara motor tak menyadari potensi akan rem motor mereka, sering-seringlah tes rem mendadak dan kuat rem motor anda di tempat yang sepi dan beraspal bagus untuk mengetahui seberapa cepat motor anda berhenti, jangan berhenti mencoba pada tes pertama, teruslah mencoba, usahakan berangsur angsur hingga didapatkan perhentian yg maksimal.
Semoga berguna!
End

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

promo

ads ads
 

Blogger news

blog yang bagus en masih aktif